Selepas Permalukan City, Mourinho Minta Maaf pada Supporter MU

2


Piala FA Inggris – Jose Mourinho masih dilanda rasa bersalah, dengan kekalahan yang dialami Manchester United dari Chelsea pada laga yang dilangsungkan di Stamford Bridge, akhir pekan lalu. Manajer asal Portugal, itu pun kembali meminta maaf pada para fansnya, usai pertandingan Piala Liga pada Kamis dini hari 27 Oktober 2016.

Man United menggilas musuh bebuyutannya City dengan skor 1-0, dan Jose Mourinho merasa itu saat yang tepat untuk mengobati kekecewaan para fans United. Dia pun menghadapi ke tribun penonton, memberikan sinyal kekalahan 0-4 dengan jarinya, sebelum membungkukkan badan sebagai tanda permintaan maaf.

Dia mengungkapkan kemenangan merupakan peluang, untuk mengobati perasaan fansnya, yang kecewa dengan hasil minor pada beberapa laga sebelumnya. Apalagi, kemenangan itu diperoleh dalam derby menghadapi rival sekotanya ManCity, yang sebelumnya mengandaskan MU di Premier League.

Tujuh laga terakhir, kami satu kali menelan kekalahan. Itu ialah kekalahan telak, yang tidak layak diterima klub ini. Saat saya menakhodai sebuah klub, hati saya ada bersama para supporter, dan merasa sangat bersalah bagi mereka,” tutur Mourinho, merujuk kekalahan 0-4 dari Chelsea akhir pekan lalu.

Juan Mata yang memetik gol kemenangan bagi MU, mengakui sangat krusial memetik kemenangan, usai menelan kekalahan memalukan di London. “Ini kemenangan yang krusial, kami memberikan 100 persen. Perasaan yang fantastis setiap kali Anda memetik gol yang krusial,” ujar Mata.

2-1


Di sisi lain Manajer Manchester United Jose Mourinho tampak sangat sumringah, usai skuatnya menang 1-0 atas Manchester City di Piala Liga, Kamis dini hari 27 Oktober 2016. Dia terlihat melontarkan senyum lebar, saat berbicara dan berpelukan dengan Pep Guardiola seusai laga.

Dilansir dari salah satu media asing, keduanya pernah dikenal sebagai teman akrab saat masih bekerja untuk Louis van Gaal di Barcelona. Tapinya, penunjukkan Guardiola sebagai manajer Barca, disebut telah membuat Mourinho sakit hati. Keduanya pun terlibat rivalitas panas, terutama ketika Mourinho menukangi Real Madrid.

Awal musim ini, rivalitas keduanya kembali menjadi pusat perhatian, membuat derby Manchester perdana di antara keduanya, menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Mourinho kalah dalam perjumpaan perdananya dengan Guardiola di Premier League.

Lebih buruk lagi, kinerja ManUnited juga terus merosot, hingga akhir pekan lalu Mourinho dipecundangi eks klubnya, dengan menelan kekalahan 0-4 MU dari Chelsea. Kemenangan atas ManCity pun disebut Mourinho merupakan peluang, untuk mengobati rasa kecewa fans Setan Merah.

Mengomentari tentang kemenangan MU, eks pemain bintang the Reds Phil Neville, menyerukan pada Mourinho agar dia kembali berduel dengan Pep. “Anda lihat dengan Real Madrid dan Barcelona, bagaimana dia berduel dengan Pep. Lakukan itu lagi!” ujar Neville.

Dia juga mengungkapkan ingin Mourinho menunjukkan mentalitas petarung, yang ada dalam dirinya di masa lalu. Mourinho memperlihatkan gairah besar di awal musim, dengan menyebut yakin MU bakal menjuarai English Premier League (EPL) musim ini. Tapinya, sederetan hasil buruk, membuatnya sementara tampak lebih banyak diam.

Bahkan, senyum dan peluknya dengan Guardiola, mulai menunjukkan adanya perubahan positif pada sikapnya. Pada akhirnya, fans MU yang akan memberikan penilaian, apakah sebaiknya Mourinho tetap agresif, atau ramah seperti seusai laga saat menghadapi ManCity.

MU diharap kembali menunjukkan peningkatan kinerjanya, dengan membuahkan kemenangan saat melawan Burnley di Old Trafford dalam laga Premier League, Sabtu 29 Oktober nanti.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *