Ribery: Guardiola adalah Juru Racik Muda Kurang Profesional

323771F200000578-3494754-image-a-34_1458123983240┬áLiga Jerman – Winger Bayern Muenchen, Franck Ribery, mengomentari habis-habisan eks pelatihnya, Josep “Pep” Guardiola, selama memimpin pasukan FC Hollywood dalam kurun waktu 2013-2016.

Ribery mengaku tidak menyenangi filosofi yang dilakukan oleh eks juru racik Guardiola selama mengasuh Bayern.

“Guardiola adalah manajer muda yang kurang berpengetahuan tentang menjadi seorang pelatih,” ucap pesepak bola berusia 33 tahun itu kepada Kicker, pada hari Rabu kemarin.

“Meskipun, dia terlalu banyak berkicau. Tapinya, sepak bola itu sesungguhnya sangat sederhana,” ujarnya lagi.

Ribery menilik kesalahan paling utama Guardiola dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2016 kontra Atletico Madrid di Vicente Calderon.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kekandasan agregat 0-1 atas Bayern, sekaligus menjadi kegagalan mencapai final yang ketiga kalinya berturut-turut seusai sebelumnya tumbang di tangan Real Madrid (2014) dan FC Barcelona (2015).

“Tapinya anda tidak bisa melancarkan kekeliruan pada saat semifinal Liga Champions,” tutur Ribery.

“Thomas Mueller tidak bermain dari babak pertama dan Jerome Boateng, yang sudah fit dari cedera, juga tidak diturunkan dan harus menonton pertandingan dari tribun,” imbuhnya.

Meskipun unggul dengan agregat 2-1 pada saat melayani Atletico di Allianz Arena, Bayern secara agregat kalah agresivitas gol tandang.

Kritikan pedas Ribery cukup mencengangkan. Alasannya, kerja sama antara dia dan Guardiola berhasil menghadirkan tujuh gelar bergengsi bagi FC Hollywood, termasuk tiga titel Bundesliga secara beruntun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *