Guardiola di Manjakan Sheikh Mansour

pep-guardiola-manchester-city-sunderland_3763960


Liga Inggris – Menjadikan sebuah tim berubah dari jelek ke bagus pasti tak dapat berubah begitu saja dalam sekejap. Untuk mengubah Manchester City dari klub baik jadi luar biasa juga diperlukan waktu. Malahan sosok Pep Guardiola yang ditafsir oleh banyak orang merupakan pelatih terhebat yang ada di dunia sekarang ini, tetap saja tidak dapat merubah itu dalam sekejap. ‘all good things take time’.

Untungnya Guardiola bekerja dibawah Al Mubarak, yang merupakan orang kepercayaan Seikh Mansour, yang sangat yakin dan dapat mengerti Guardiola. Pada jendela transfer musim panas depan Guardiola sudah diberikan kesepakatan dan akan diberi kucuran dana sebesar 200 juta Euro untuk membeli pemain-pemain yang diinginkannya. Guardiola memang dimanja oleh The Citizens.

Usai jendela transfer musim panas dan musim dingin kemarin memboyong sederet pemain bintang dengan total harga 213 juta Euro, saat ini Guardiola kembali bersiap untuk jadi main player di bursa transfer dunia. Gabriel Jesus, Leroy Sane, Gundogan, dan lain-lain telah diboyong. Saat ini Guardiola diberitakan akan membidik Bellerin dari Arsenal, lalu bek kiri Jose Gaya dari Valencia, serta bek kiri Bernat dari Bayern Muenchen, dan juga center back dari Southampton yaitu Virgil van Dijk.

Sangat tampak jelas Guardiola mengerti kalau kelemahan dari The Citizens selama ini ada di posisi wing back yang kurang efektif ketika membantu melakukan penyerangan. Jika kita lihat ke belakang, ketika di Barcelona ataupun di Munchen, Guardiola selalu mempunyai bek sayap top dunia yang ahli dalam membantu penyerangan. Bertepatan dengan kontrak dari Sagna, Yaya Toure, Zabaleta, Jesus Navas dan Clichy akan selesai di akhir musim nanti. Terdapat tempat kosong yang dapat dihuni oleh pemain bidikan Guardiola.

Disamping mengincar sejumlah pemain yang sudah berpengalaman, Guardiola pasti akan meneruskan sifatnya untuk melihat perkembangan dari pemain muda yang ada di didikan internal dari klub. Sebelum Pep datang di Etihad Stadium, terlebih dulu tiba Txiki Begiristain, rekan kerja dari Guardiola saat di Barcelona, yang menjabat direktur teknik dan sudah mulai menaburkan pondasi permainan dari gaya possession football. Saat ini akademi dari The Citizens menerapkan gaya dan formasi yang serupa di tim senior. Sejak Guardiola datang ia sering kali kedapatan sedang melihat tim junior dari City dan sering kali mengajak pemain-pemain muda dari akademi City untuk berlatih bersama dengan tim senior.

Sasaran dalam jangka panjang sudah tampak jelas, The Citizens harus jadi klub papan atas dunia, sebanding dengan Real Madrid, Barcelona, dan juga Bayern Muenchen. Tapi untuk sekarang ini, tujuan guardiola ialah memdapat tiket Champions League. Usai berhasil menundukkan West Ham dengan kedudukan telak 4-0, saat ini City Cuma terpaut 10 poin dari pemuncak klasmen sementara Chelsea, yang cuma bermain seri kontra Liverpool.

Pep jelas terlihat sangat senang di City, meskipun ia harus menghadapi kerasnya pergulatan di liga Inggris. Keinginannya terus diberikan oleh Seikh Mansour dan itu menjadikannya mau untuk memperpanjang masa kontraknya lewat dari tahun 2019. Diperlakukan seperti itu oleh Seikh Mansour, menjadikan Pep berpikir kembali tentang keinginannya untuk pensiun dari dunia sepakbola.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *