Argentina Selalu Digasak Lewat Drama Adu Penalti

1Timnas Argentina lagi-lagi gagal merebut trofi Copa America setelah menelan kekalahan dari Chile lewat drama adu penalti di Stadion MetLife, New Jersey, pada hari Senin kemarin. Ini adalah kali ketiga Argentina kalah di final Copa America lewat drama adu penalti.

Kegagalan Lionel Messi dan Lucas Biglia dalam melakukan eksekusi penalti membuat Argentina kembali dilibas Chile di final Copa America lewat adu penalti.

Ini adalah kali keempat dalam kancah Copa America (sejak 1975) pertandingan final harus ditentukan lewat drama adu penalti. Menariknya, Argentina terlibat tiga di antaranya dan selalu kalah.

Tahun lalu Argentina juga kandas lewat drama adu penalti dari Chile di final Copa America 2015. Ketika itu Tim Tango kalah 1-4 dalam adu penalti dengan Messi menjadi satu-satunya pemain Argentina yang berhasil mengeksekusi penalti.

Argentina juga bernasib sama ketika lawan Brasil pada kancah final Copa America 2004. Argentina kalah 2-4 dari Brasil di drama adu penalti setelah kedua kesebelasan bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Sementara satu adu penalti lainnya melibatkan Uruguay dan Brasil pada helatan final Copa America 1995. Ketika itu Uruguay menang 5-3 di adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal lawan Selecao.

Skuat Argentina sendiri gagal mengakhiri paceklik gelar yang sudah bertahan dalam 23 tahun terakhir. Kali terakhir Argentina merebut gelar bergengsi adalah ketika mengalahkan Meksiko 2-1 di final Copa America 1993.

Messi juga bisa dikatakan tidak beruntung. Bintang kesebelasan Barcelona itu gagal mempersembahkan gelar meski melaju ke final Piala Dunia 2014, Copa America 2015, dan Copa America 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *