kakakdewa728

Kroasia Dibayangi Kenangan Flop pada 2008

Berita Bola, International Champions Cup - Kroasia Dibayangi Kenangan Flop pada 2008 - Portal website prediksi bola, prediksi bola malam ini, prediksi bola akurat, prediksi bola hari ini, prediksi bola jitu, dewanya prediksi bola, berita bola - Sunday, 26 June 2016 -

Bisskey-RCTI-Turki-vs-Kroasia-12-Juni-2016Dewa Prediksi –  Kroasia berhasrat membuang kenangan buruk pada tahun 2008, ketika menghadapi Portugal pada babak 16 besar Piala Eropa di Stade Bollaert-Delelis, pada hari Sabtu kemarin. Sejak terpisah dari Yugoslavia, Kroasia menjajali fase gugur Piala Eropa sebanyak tiga kali. Kesempatan itu muncul pada edisi Inggris 1996, Austria-Swiss 2008, dan kini di Perancis 2016.

Vatreni, sebutannya timnas Kroasia, selalu gugur pada laga di fase gugur pertama. Tanda kewaspadaan sudah harus muncul bagi Luka Modric cs tahun ini. Vatreni memang lolos secara meyakinkan dengan rekor tak terkalahkan dan memuncaki Grup C. Mereka menekuk sang juara bertahan, Spanyol, dengan skor 2-1 pada duel terakhir di fase grup.

“Tim kami bermain dengan sangat baik dalam tiga partai perdana. Berlandaskan pertandingan tersebut, kami dapat melaju jauh pada turnamen ini,” ujar pelatih Ante Cacic, seperti diberitakan ESPN FC.

Kepercayaan Cacic mempunyai basis kuat mengingat Kroasia punya bekal talenta menumpuk, terutama di sektor tengah. Siapa pun lawan bakal ngeri berhadapan dengan poros Modric-Ivan Perisic-Ivan Rakitic di lini kedua Vatreni.

Hanya, Kroasia tak boleh terhempas lantaran bekal kemenangan atas Spanyol saja. Mereka harus ingat kejadian di Austria-Swiss 2008. Saat itu itu, Vatreni asuhan Slaven Bilic bahkan mencatat rapor lebih bagus di fase grup. Mereka melaju ke tahap gugur dengan nilai sempurna.

Secara beruntun, Kroasia menggebuk Austria 1-0, Jerman 2-1, dan Polandia 1-0. Pada titik tersebut, banyak pihak mulai menyebut pasukan Bilic sudah layak dianggap calon juara.

Tapinya, modal kepinginan tinggi itu langsung “lenyap” pada fase gugur pertama di perempat final. Kroasia didepak oleh Turki lewat adu penalti. Rekor perfek mereka di fase grup kandas tanpa jejak.

Cacic mewaspadai armadanya agar melenyapkan arogansi dan tetap mengutamakan kolektivitas tim demi menghindari musibah delapan tahun silam.

“Portugal mungkin tidak menakjubkan di grup mereka, tapinya tampil sangat baik. Tidak ada tim favorit dalam duel nanti,” tutur Cacic.


Dewaprediksibola
http://dewaprediksibola.com
Prediksi Bola


oleh Dewaprediksibola
di Google Inc.

Rating: 5.0 out of 5.0

dewaprediksibola, dewa prediksi, prediksi, bola, skor, jadwal bola, dewaprediksibola.com, wags

kakakdewa

  • Like!
    0
comments powered by Disqus