kakakdewa728

Aspek Cuaca Pengaruhi Penampilan Madura United

Berita Bola, Liga Indonesia - Aspek Cuaca Pengaruhi Penampilan Madura United - Portal website prediksi bola, prediksi bola malam ini, prediksi bola akurat, prediksi bola hari ini, prediksi bola jitu, dewanya prediksi bola, berita bola - Saturday, 28 January 2017 - Tags: , , ,

madura-united_je2wn31jdodi1g0kwowip5lg7


Liga Indonesia – Apakah faktor cuaca bisa memberikan dampak pada penampilan sebuah kesebelasan sepak bola? Pertanyaan ini ada ketika Madura United (MU) menjadikan lokasi wisata Kusumo Agro di Kota Batu, Malang sebagai tempat pemusatan latihan menjelang ajang Piala Presiden 2017.

Tempat geografis dari Kusumo Agro berada di kurang lebih 1000 meter di atas permukaan laut. Itu artinya, kalau tempat itu sejuk, bahkan bisa menjadi dingin. Tempat di mana buah yang cocok di tempat tinggi seperti apel dan strawberry tumbuh dengan subur. Di alam yang sangat sejuk itulah, 32 pemain dari Madura United berlatih pada pagi dan sore hari untuk 10 hari, dimulai dari tanggal 19 Januari sammpai 28 januari 2017.

Mungkinkah tempat pelatihan yang dingin seperti itu ada dampaknya untuk Madura United? Dilihat secara ilmiah, pasti akan ada dampaknya. Faktor cuaca dari Kusumo Agro yang sejuk dan dingin itu bersebrangan dengan situasi cuaca yang ada di Pulau Madura tempatnya berasal yang lebih panas dan kering

Percaya atau tidak, ternyata kondisi fisik dari pemain tak seperti robot. Ia akan mulai beradaptasi sesuai latihan. Dengan sepuluh hari menjalani latihan di Kusumo Agro akan menjadikan kondisi fisik pemain MU akan nyaman ketika bermain di cuaca sejuk. Sehingga jika pemain kembali ke Madura, maka cuaca yang panas akan memengaruhi kondisi fisik dan kebugaran pemain.

Jika sulit beradaptasi, bisa memberikan dampak negatif pada performa Madura United di Piala Presiden yang sebentar lagi akan digelar, yaitu pada tanggal 4 Februari mendatang. Kecuali, jika laga banyak dilangsungkan di malam hari atau ketika cuaca sedang turun hujan, mungkin tidak banyak mempengaruhi.

Performa MU di ajang ISC 2016 lalu, menjelaskan kalau performa dari Laskar Sape Kerrap sangat dipengaruhi oleh suhu latihan. Pada paruh musim pertama kompetisi ISC, laga MU kebanyakan dilangsungkan di malam hari. Agar kondisi fisik pemain terbiasa, sang kreator Gomes De Oliviera memperbanyak latihan di malam hari. Dan hasilnya pun cukup memuaskan, sebagai tim yang baru pertama kali ikut serta, MU akhirnya memimpin klasemen selama 13 pekan dan menyandang gelar juara di paruh musim.

Sayangnya di paruh musim ke dua kompetisi ISC laga kandang dan tandang MU banyak dilangsungkan di sore hari dan di bawah matahari yang begitu terik. Hasilnya sangat mengecewakan, MU menelan kekalahan di kandang Semen Padang dan setelah itu dibungkam Sriwijaya FC di kandang sendiri dengan kedudukan 2-5.

Kekalahan terus menerus membuat MU terdepak dari posisi pemuncak klasemen. Penyebab turunnya peforma itu ternyata sederhana, Gomes terlambat melakukan adaptasi baru dari latihan malam hari ke latihan sore hari.

Sang juru kreator MU mengetahui faktor cuaca berdampak negatif untuk kesebelasannya, segera untuk mengubah pola latihan dengan mengubah waktu latihan menjadi sore bahkan siang hari. Performa MU pun akhirnya membaik dan mengakhiri kompetisi dengan menjadi juara III di ISC 2016.

 

 


Dewaprediksibola
http://dewaprediksibola.com
Prediksi Bola


oleh Dewaprediksibola
di Google Inc.

Rating: 5.0 out of 5.0

dewaprediksibola, dewa prediksi, prediksi, bola, skor, jadwal bola, dewaprediksibola.com, wags

kakakdewa

  • Like!
    0
comments powered by Disqus